Pintu Masuk ke Dalam Sebuah Paradigma Teori Sastra: Perlukah Teori Sastra?
Sebuah pernyataan menohok berkenaan dengan hakikat sastra—yang barangkali juga diakui oleh banyak pihak—disampaikan oleh A. Teeuw, seorang ahli sastra dan budayawan, dalam bukunya yang berjudul Sastra dan Ilmu Sastra . Di dalam bukunya itu, ia mendeklarasikan bahwa ilmu sastra menjadi satu-satunya cabang ilmu yang objek utamanya sama sekali tidak tentu, bahkan tidak karuan (Teeuw, 2013: 5). Pernyataan ini tentu saja tidak akan pernah absen dan sulit untuk dibantah, mengingat, sampai detik ini pun belum ada orang yang mampu merumuskan dan memberi jawaban yang tegas dan pasti terhadap hal yang paling mendasar tersebut. Banyak di antaranya yang hanya menitikberatkan pada satu atau beberapa aspek saja, alhasil hanya mampu merambah sastra tertentu. Namun, tidak sedikit pula yang memberikan batasan yang terlalu luas sehingga banyak hal-hal yang bukan sastra juga masuk ke dalamnya. Problematika mengenai definisi sastra ini memang belum menemukan titik terang yang bisa membuat semua orang meng...